Landing Page vs Company Profile: Mana yang Cocok untuk Bisnis dan Iklan Anda?
Perbedaan landing page dan website company profile — fungsi, isi, biaya, dan kapan sebaiknya memakai masing-masing, terutama jika Anda beriklan di Google Ads.

Banyak pemilik bisnis bingung saat pertama kali membuat website: “Saya butuh landing page atau company profile?” Keduanya sama-sama website, tapi tujuannya sangat berbeda. Salah pilih bisa membuat budget iklan terbuang, atau website terlihat kurang meyakinkan.
Apa Itu Landing Page?
Landing page adalah satu halaman yang dirancang untuk satu tujuan saja — biasanya membuat pengunjung menghubungi Anda, mengisi formulir, atau membeli produk.
Ciri-cirinya:
- Hanya satu halaman, dibaca dari atas ke bawah
- Fokus pada satu produk, layanan, atau penawaran
- Minim menu navigasi agar pengunjung tidak “keluar jalur”
- Tombol aksi (misalnya Chat WhatsApp atau Daftar Sekarang) muncul berulang kali
Landing page paling efektif dipakai sebagai tujuan iklan — Google Ads, Meta Ads, atau TikTok Ads.
Apa Itu Website Company Profile?
Company profile adalah website multi-halaman yang menampilkan identitas bisnis secara utuh: siapa Anda, apa layanan Anda, portofolio, harga, artikel, dan kontak.
Ciri-cirinya:
- Beberapa halaman (Beranda, Tentang, Layanan, Portofolio, Kontak, dll.)
- Menu navigasi lengkap
- Membangun kredibilitas jangka panjang
- Punya peluang besar muncul di Google lewat SEO karena banyak halaman dan konten
Perbandingan Singkat
| Landing Page | Company Profile | |
|---|---|---|
| Jumlah halaman | 1 | 5–12+ |
| Tujuan utama | Konversi cepat (leads/penjualan) | Kredibilitas & informasi lengkap |
| Paling cocok untuk | Iklan berbayar, promo, launching | Branding, SEO, calon klien korporat |
| Waktu pengerjaan | Lebih cepat | Lebih lama |
| Biaya di Bikinwebsite.pro | Mulai Rp1.100.000 | Mulai Rp2.100.000 |
Kapan Memilih Landing Page?
Pilih landing page jika:
- Anda akan beriklan dan ingin setiap rupiah iklan menghasilkan chat atau pendaftaran.
- Anda menjual satu produk atau layanan utama.
- Anda butuh website cepat online untuk promo atau launching.
- Anda ingin menguji pasar untuk niche tertentu — misalnya layanan khusus untuk travel umroh — sebelum berinvestasi lebih besar.
Kapan Memilih Company Profile?
Pilih company profile jika:
- Calon klien Anda adalah perusahaan atau instansi yang perlu melihat legalitas, tim, dan portofolio.
- Anda punya banyak layanan yang masing-masing perlu dijelaskan.
- Anda ingin mendapatkan pelanggan dari Google secara organik (tanpa terus membayar iklan).
- Anda butuh website sebagai “kantor digital” yang bisa dicantumkan di kartu nama, proposal, dan tender.
Jawaban Terbaik: Sering Kali Keduanya
Strategi yang paling efektif untuk banyak bisnis justru menggabungkan keduanya:
- Company profile di domain utama sebagai pusat kredibilitas dan SEO.
- Landing page khusus untuk setiap campaign iklan, dengan pesan yang spesifik untuk target pasarnya.
Contohnya, pengunjung dari iklan “jasa website travel umroh” diarahkan ke landing page khusus travel umroh — bukan ke beranda umum. Pesannya lebih relevan, sehingga peluang mereka menghubungi Anda jauh lebih besar. Sementara itu, calon klien yang ingin tahu lebih dalam tetap bisa membuka company profile Anda.
Kesimpulan
- Butuh hasil cepat dari iklan? Mulai dari landing page.
- Butuh kredibilitas dan traffic organik jangka panjang? Bangun company profile.
- Ingin keduanya bekerja maksimal? Gunakan company profile + landing page per campaign.
Lihat perbandingan fitur lengkap tiap paket di halaman Harga, atau konsultasikan gratis — kami bantu tentukan jenis website yang paling tepat untuk bisnis Anda.
Siap memulai project website Anda?
Konsultasi gratis bersama tim Bikinwebsite.pro. Tanpa komitmen.
